INFOMUARAENIM.COM – Ratusan warga berbondong bondong dan antusias untuk mengikuti Tradisi turun temurun dari nenek moyang untuk nanggok bersama tebat Desa Guci yang hingga kini terus di laksanakan setiap tahunnya, Minggu,11/06/23. Masyarakat dan pemerintah setempat tetap mempertahankan keberadaan tradisi yang telah menjadi adat istiadat sehingga di lakukan setiap kali satu tahunnya.
Nanggok tebat bersama di desa Guci kecamatan Ujanmas kabupaten Muara Enim langsung di saksikan oleh Camat Ujanmas Hasman Hadi serta kepala Desa Guci Israh Bahri Nonika, Kades Ujanmas Ulu Wansyah, pemangku adat Guci bahkan masyarakat Desa Guci dan warga di luar desa Guci.
Camat Ujanmas Hasman Hadi mengapresiasi pemerintah desa Guci yang melaksanakan tradisi yang mulai punah yaitu kegiatan nanggok tebat bersama , camat juga berterima kasih telah di undang dalam acara nanggok tebat ini, bahwa nanggok ikan atau nanggok tebat bersama ini merupakan cara menangkap ikan secara tradisional dengan kearifan lokal masyarakat Desa Guci Dengan cara itu, diharapkan tradis adat istiadat i ini untuk di pertahankan agar tidak punah di telan jaman dan nanggok bersama dapat menjaga kelangsungan perkembangbiakan ikan dapat terjaga dan dengan adat/kearipan lokal ini, semoga silahturahmi, kekeluargaan, dan kebersamaan di desa Guci tetap terjaga,”Ujar Camat Ujanmas.
Menurut Kades Guci Israh Bahri Novika, Nanggok tebat ini selalu dilaksanakan saat musim kemarau dan dilakukan beramai-ramai, bahkan bisa mencapai ratusan orang. Setiap orang masing-masing akan membawa alat untuk menangkap ikan di dalam air dan Nanggok Tebat bersama ini sebuah kebiasaan yang dilakukan setiap setahun sekali saat musim kemarau oleh masyarakat desa Guci yaitu mencari ikan di Tebat dan tradisi ini di lakukan bertujuan untuk menyatukan masyarakat serta melestarikan tradisi,”Ungkapnya Israh Kades Guci.
Selesai nanggok tebat bersama camat,kades serta masyarakat desa guci dan warga lainnya langsung makan siang bersama.
(Tabur)







