• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
Sabtu, 29 Agustus 2026
Info Muara Enim
No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
No Result
View All Result
Info Muara Enim
No Result
View All Result
Beranda Berita

Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi

Sabtu, 27 Juni 2026
di Berita
Reading Time:2min read
0
Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi
0
BAGIKAN
8
VIEWS

INFOMUARAENIM.COM – Lampung Timur, 26 Juni 2026 — Hamparan mangrove yang tumbuh rindang di pesisir Pasir Sakti, Lampung Timur, menyimpan kisah perjuangan panjang masyarakat dalam melawan abrasi yang pernah mengancam tempat tinggal dan mata pencaharian mereka.

Samsudin, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I, masih mengingat bagaimana abrasi mencapai titik terparah pada 1995. Kala itu, gelombang laut terus mengikis daratan hingga memaksa banyak warga berpindah, termasuk dirinya.

BACA JUGA

Peduli Kesehatan dan Pendidikan Agama, Polsek Prabumulih Timur Bagikan Masker dan Buku Iqro 

Lahan Sawit Terbakar, Polsek Gunung Megang : Buka Lahan dengan Membakar Bisa Dipidana

“Kami sudah bosan pindah karena abrasi. Saya termasuk yang harus meninggalkan tempat tinggal sebelumnya karena wilayah itu sudah tidak bisa dihuni lagi,” kenangnya.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Samsudin bersama warga mulai menanam mangrove secara swadaya pada awal 2000-an. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, mereka terus berupaya meyakinkan masyarakat bahwa mangrove adalah pelindung pesisir sekaligus penopang kehidupan.

Perjuangan itu perlahan membuahkan hasil. Mangrove yang kembali tumbuh mampu menahan abrasi, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menghidupkan kembali habitat berbagai biota laut.

Upaya rehabilitasi itu semakin berkembang dengan dukungan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Menurut Samsudin, kolaborasi pihaknya dan PTBA mempercepat pemulihan ekosistem yang selama ini diperjuangkan masyarakat.

“Dalam waktu sekitar dua tahun kami bisa melakukan penanaman hingga puluhan ribu bibit mangrove,” ujarnya.

Terbaru, PTBA kembali menyalurkan bantuan 10.000 bibit mangrove dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bagi Samsudin, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kelestarian pesisir.

“Terima kasih kepada Bukit Asam. Semoga terus eksis dan tetap peduli terhadap lingkungan, khususnya mangrove. Karena mangrove ini tidak bisa dipanen seperti tanaman lain, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kehidupan,” tuturnya.

Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengatakan bahwa dukungan terhadap rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Bagi PTBA, keberlanjutan tidak hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari upaya pelestarian yang dilakukan. Program rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif, baik bagi ekosistem pesisir maupun kesejahteraan warga,” ujar Dedy.

Kini, manfaat mangrove tidak hanya dirasakan oleh lingkungan. Kawasan yang dikelola KTH Mutiara Hijau I juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kelompok yang beranggotakan 69 orang, termasuk 29 perempuan, aktif dalam pembibitan, penanaman, hingga pengembangan produk olahan mangrove seperti sirup dari buah mangrove.

“Kegiatan penanaman mangrove ini juga telah menggerakkan ekonomi warga. Selain memperoleh upah dari penanaman, anggota kelompok juga mendapatkan penghasilan tambahan dari pembibitan dan penjualan produk olahan mangrove,” kata Samsudin.

Tak berhenti pada penanaman, KTH Mutiara Hijau I juga menyiapkan bibit secara mandiri untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh optimal. Bagi mereka, menjaga mangrove adalah komitmen jangka panjang.

Kolaborasi antara KTH Mutiara Hijau I dan PTBA menjadi bukti bahwa pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih efektif ketika dilakukan bersama. Di Pasir Sakti, mangrove kini bukan hanya benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi, tetapi juga sumber penghidupan yang menggerakkan ekonomi warga.

Dari kawasan yang pernah terancam hilang akibat abrasi, kini tumbuh hutan mangrove yang kembali hijau, menghadirkan perlindungan bagi pesisir dan harapan baru bagi generasi yang akan datang.(**)

Tags: Muara Enim

Related Posts

Peduli Kesehatan dan Pendidikan Agama, Polsek Prabumulih Timur Bagikan Masker dan Buku Iqro 
Berita

Peduli Kesehatan dan Pendidikan Agama, Polsek Prabumulih Timur Bagikan Masker dan Buku Iqro 

Jumat, 28 Agustus 2026
Lahan Sawit Terbakar,  Polsek Gunung Megang : Buka Lahan dengan Membakar Bisa Dipidana
Berita

Lahan Sawit Terbakar, Polsek Gunung Megang : Buka Lahan dengan Membakar Bisa Dipidana

Jumat, 28 Agustus 2026
Lindungi Masa Depan Anak, Polda Sumsel Ajak Orang Tua Perkuat Edukasi dan Pengawasan
Berita

Lindungi Masa Depan Anak, Polda Sumsel Ajak Orang Tua Perkuat Edukasi dan Pengawasan

Jumat, 28 Agustus 2026
Mobil Isuzu Panther Tertabrak KA Bukit Serelo Diperlintasan Rel Tanpa Palang Pintu di Prabumulih, 4 Orang Dikabarkan Tewas 
Berita

Mobil Isuzu Panther Tertabrak KA Bukit Serelo Diperlintasan Rel Tanpa Palang Pintu di Prabumulih, 4 Orang Dikabarkan Tewas 

Kamis, 27 Agustus 2026
KPK Tahan Kasubdit Penindakan Direktorat P2 Ditjen Bea & Cukai 
Berita

KPK Tahan Kasubdit Penindakan Direktorat P2 Ditjen Bea & Cukai 

Kamis, 27 Agustus 2026
SMK Negeri 1 Muara Enim Gelar Doa Selamat, Tolak Bala, dan Pembacaan Surat Yasin Bersama
Berita

SMK Negeri 1 Muara Enim Gelar Doa Selamat, Tolak Bala, dan Pembacaan Surat Yasin Bersama

Kamis, 27 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontribusi P.T MPC Lebih Besar di Desa Gunung Raja Ketimbang Kasus Kecelakaan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gawat, Bapak Kandung Diduga Bakar Anak Kandung Pakai Bensin di Desa Prabumenang Lubai Ulu Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waduh, Diduga Kakek Cabuli Cucunya di Desa Penandingan Sungai Rotan Muara Enim Pelaku Diduga Tewas di Rawa Guguk Simpor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Muara Enim Siap Aksi Turun Terkait TPP Dipangkas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Info Muara Enim

Portal Infromatif Muara Enim

Follow us

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman

© 2021 Info Muara Enim

No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis

© 2021 Info Muara Enim