• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
Selasa, 26 Mei 2026
Info Muara Enim
No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
No Result
View All Result
Info Muara Enim
No Result
View All Result
Beranda Berita

Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi

Selasa, 26 Mei 2026
di Berita
Reading Time:2min read
0
Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi
0
BAGIKAN
5
VIEWS

INFOMUARAENIM.COM – Selasa 26 Mei 2026 – Suara mesin jahit kini terdengar lebih sering di sudut Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Di balik bunyi ritmis, itu, ada tangan – tangan perempuan yang tengah merajut sesuatu yang lebih dari sekadar kain.

Wilayah yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PMD atau Pemandangan, lama lekat dengan stigma kawasan lokalisasi, kini perlahan berubah wajah. Perubahan itu tidak datang dari luar. Ia tumbuh dari tangan sekitar 30 perempuan yang tergabung dalam Kelompok Tapis Melati.

BACA JUGA

Pengedar Sabu di Desa Ujan Mas Baru Muara Enim Dibekuk Polisi, 19 Paket Barang Bukti Diamankan 

Ropi Alex Candra Salurkan Hewan Qurban 24 Ekor Sapi di Gelumbang Raya 

Di komunitas inilah mereka belajar, bertahan, dan pelan-pelan menemukan jalan mereka kembali. Dengan tangan mereka sendiri, mereka menenun kain tapis, kain tradisional khas Lampung yang sarat makna budaya dan telah diwariskan lintas generasi.

Bagi mereka, tapis bukan sekadar kain. Setiap benang yang disulam menghadirkan cerita tentang kesabaran, ketekunan, dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Di tengah stigma yang selama ini membayangi tempat tinggal mereka, para perempuan ini memilih melawan keadaan dengan karya.

Namun perjalanan itu tidak mudah. Keterbatasan alat produksi menjadi tantangan utama. Sebagian proses jahit masih dilakukan secara bergantian dengan peralatan seadanya. Waktu produksi pun melambat, sementara permintaan mulai berdatangan dari berbagai kegiatan dan pameran di Bandar Lampung.

*Ketika Perjuangan Mereka Dilihat*

Perjuangan Kelompok Tapis Melati sampai ke telinga PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Melalui Bukit Asam Tarahan Port, perusahan hadir membawa dukungan nyata berupa empat unit mesin jahit untuk mendukung aktivitas produksi kelompok.

Bagi Kelompok Tapis Melati, bantuan ini lebih dari sekadar alat kerja. Ini adalah simbol bahwa perjuangan mereka telah dilihat dan dihargai.

Bagi PTBA sendiri, dukungan terhadap pusat kerajinan kain tapis di wilayah eks lokalisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.

“Kami melihat semangat perubahan yang tumbuh dari masyarakat, khususnya para perempuan, untuk bangkit dan membangun penghidupan yang lebih positif, produktif, dan bermartabat. Melalui penguatan keterampilan, dukungan sarana produksi, dan pengembangan usaha berbasis budaya lokal seperti kain tapis, diharapkan tercipta peluang ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno.

Ia menegaskan, kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci transformasi sosial yang inklusif, sekaligus cara menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup dan memiliki nilai ekonomi yang kuat.

*Dari Benang ke Harapan*

Kini, suasana rumah produksi terasa lebih hidup. Mesin-mesin baru berdenyut membantu mempercepat pengerjaan tapis dan berbagai produk turunannya. Kepercayaan diri pada anggota kelompok pun tumbuh. Mereka terus berkreasi, menghadirkan desain-desain baru yang makin inovatif dan berdaya jual.

Harapan mereka sederhana: karya tapis buatan tangan perempuan-perempuan ini dapat dikenal lebih luas dan membuka jalan menuju kehidupan ekonomi lebih baik bagi keluarga mereka.

Bagi masyarakat Lampung, tapis menyimpan nilai budaya, filosofi kehidupan, serta simbol kehormatan dan kebanggaan daerah. Menjaganya berarti merawat warisan yang telah hidup jauh sebelum mereka lahir.

Di wilayah yang dulu dipandang sebelah mata, warisan itu kini menjelma menjadi jalan perubahan sosial. Perempuan-perempuan yang pernah hidup di bawah bayang-bayang stigma, perlahan menata masa depan dengan benang-benang harapan.

Selembar demi selembar tapis, perempuan – perempuan ini merajut kembali martabat dan masa depan mereka.(**)

Tags: Muara Enim

Related Posts

Pengedar Sabu di Desa Ujan Mas Baru Muara Enim Dibekuk Polisi, 19 Paket Barang Bukti Diamankan 
Berita

Pengedar Sabu di Desa Ujan Mas Baru Muara Enim Dibekuk Polisi, 19 Paket Barang Bukti Diamankan 

Selasa, 26 Mei 2026
Ropi Alex Candra Salurkan Hewan Qurban 24 Ekor Sapi di Gelumbang Raya 
Berita

Ropi Alex Candra Salurkan Hewan Qurban 24 Ekor Sapi di Gelumbang Raya 

Selasa, 26 Mei 2026
Sukses Berantas Narkoba, Perwira Polda Sumsel Terima Penghargaan Kepemimpinan Nasional
Berita

Sukses Berantas Narkoba, Perwira Polda Sumsel Terima Penghargaan Kepemimpinan Nasional

Senin, 25 Mei 2026
Dr. Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha DiPelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Kejati Sumsel
Berita

Dr. Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha DiPelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Kejati Sumsel

Senin, 25 Mei 2026
Amankan Wilayah, Ditreskrimum Polda Sumsel dan Jajaran Sikat Habis Begal
Berita

Amankan Wilayah, Ditreskrimum Polda Sumsel dan Jajaran Sikat Habis Begal

Senin, 25 Mei 2026
PTBA Raih Diamond PROSPER A IRCA 2026, Bukti Komitmen pada Tata Kelola dan Kepatuhan
Berita

PTBA Raih Diamond PROSPER A IRCA 2026, Bukti Komitmen pada Tata Kelola dan Kepatuhan

Senin, 25 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontribusi P.T MPC Lebih Besar di Desa Gunung Raja Ketimbang Kasus Kecelakaan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gawat, Bapak Kandung Diduga Bakar Anak Kandung Pakai Bensin di Desa Prabumenang Lubai Ulu Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waduh, Diduga Kakek Cabuli Cucunya di Desa Penandingan Sungai Rotan Muara Enim Pelaku Diduga Tewas di Rawa Guguk Simpor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Muara Enim Siap Aksi Turun Terkait TPP Dipangkas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Info Muara Enim

Portal Infromatif Muara Enim

Follow us

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman

© 2021 Info Muara Enim

No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis

© 2021 Info Muara Enim