INFOMUARAENIM.COM — Koramil 404-04/Gunung Megang menghadiri kegiatan Sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Konsultasi Publik terkait rencana pertambangan batubara oleh PT Bukit Enim Energi (BEE). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Muara Enim, instansi vertikal, aparat TNI-Polri, unsur pemerintahan desa, hingga tokoh masyarakat. Turut hadir antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PUPR, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan ESDM, Dinas PMD, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim.
Dari unsur TNI, Danramil 404-04/Gunung Megang diwakili oleh Danpos Serma Ajenuari beserta anggota, sementara dari Polri turut hadir Kapolsek Tanjung Agung, Kapolsek Rambang, Kapolsek Lawang Kidul, dan perwakilan dari Polsek Rambang Niru yang diwakili oleh Wakapolsek Ipda Kunto beserta anggota. Hadir pula para Camat beserta TP PKK dari Kecamatan Rambang Niru, Rambang, Lawang Kidul, dan Tanjung Agung.
Peserta sosialisasi juga mencakup para Lurah, Kepala Desa, dan Ketua BPD dari desa-desa yang akan terdampak dalam rencana kegiatan pertambangan, yakni Desa Darmo, Desa Lingga, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kelurahan Tanjung Enim (Kecamatan Lawang Kidul), Desa Penyandingan (Kecamatan Tanjung Agung), Desa Suban Jerji dan Desa Gemawang (Kecamatan Rambang Niru), serta Desa Sugihan dan Desa Sumber Mulya (Kecamatan Rambang). Beberapa perwakilan dari LSM lokal juga turut mengikuti kegiatan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil 404-04/GM yang diwakili oleh Danpos Serma Ajenuari menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga ketertiban dan kelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan.
“Koramil sangat mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Namun, kita juga berharap agar aspek lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar tetap menjadi prioritas utama,” ungkap Serma Ajenuari.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh diskusi. Forum konsultasi publik ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dan harapan terkait rencana operasional PT Bukit Enim Energi di wilayah mereka.(Red)







