INFOMUARAENIM.COM – Terkait adanya rehabilitasi los pasar Muara Enim di blok B Pasar Muara Enim yang tidak mengubah Rancangan Anggaran Biaya (RAB),yang kini menjadi kios pasar Muara Enim tersebut, Dovis selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menjelaskan bahwa adanya perubahan bentuk fisik bangunan yang semula direncanakan berupa bentuk los,dan kini bangunan tampak menyerupai kios tersebut, secara perencanaan memang rekanan justru meninggikan sekat hingga ke plafon dan secara visual membentuk petak-petak kios, meski demikian adanya perubahan tersebut tidak mempengaruhi volume maupun item pekerjaan yang telah ditetapkan dalam RAB
”Nggak masalah, justru penambahan tinggi sekat itu tidak dihitung sebagai volume pekerjaan, Jadi perubahan secara administrasi tidak ada perubahan dalam RAB,”jelas Dovis.
Dikatakannya, bahwa terdapat pengecatan yang sempat dikeluhkan tersebut, bahwa pihak penyedia jasa telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak.
“Pengecatan segera ditambahi dan diperbaiki agar sesuai item pekerjaan,” tambah Dovis.
Sementara itu, pihak pelaksana pekerjaan, Ucok, turut membenarkan adanya perubahan bentuk dari los menjadi kios.
Ucok menegaskan, bahwa penambahan tinggi sekat tersebut dilakukan di luar perhitungan RAB dan menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Ya, memang ada penyesuaian di lapangan, tapi itu tidak masuk dalam hitungan RAB,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, bahwa biaya penambahan sekat menjadi tanggung jawab kami. Untuk item dan volume pekerjaan, tetap kami laksanakan sesuai spesifikasi,” jelasnya.
Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada publik terkait pelaksanaan proyek, sekaligus menjawab berbagai sorotan yang berkembang di tengah masyarakat,” terangnya,Rabu malam (29/04)
Sementara salah satu pedagang di blok B pasar Muara Enim tersebut, mengatakan bahwa keberadaan kios ini tentunya sudah sangat membantu kami berdagang, karena kami bisa menyimpan barang dagangan kami. “Sebelum adanya kebakaran saat itu, lapak kami berjualan ini berbentuk los, dan kami kesulitan untuk menyimpan barang jualan kami. Nah, kalau sekarang kami tinggal menutup kios, dan bangunan lni sangat berfungsi dengan baik, dan juga menurut kami, hasil bangunannya sangat memuaskan ,” tutur slah satu pedagang yang enggan menyebutkan namanya itu, Rabu (29/04/2026).(jj.red).







