INFOMUARAENIM.COM – Bunda Literasi Kecamatan Lawang Kidul Santi Yosiana Kukuhkan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan Se Kecamatan Lawang Kidul, dilaksanakan di Balai Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumsel, Senin (14/03/2022).
Pengukuhan ini diikuti 4 Bunda Literasi Desa dan 3 Bunda Literasi Kelurahan di Kecamatan Lawang Kidul, hadir dalam acara ini Perwakilan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Muara Enim serta para Kepala Desa, Lurah dan Perwakilan dari Pusat kesehatan masyarakat Tanjung Enim di lingkungan Kecamatan Lawang Kidul.
Dalam sambutannya Santi Yosiana menyampaikan, tugas ketua bunda literasi merupakan tugas yang mulia untuk mensosialiasikan gerakan gemar membaca, tentunya gerakan ini akan memberikan manfaat bagi kecerdasan anak serta mengajak bunda literasi untuk mengaktifkan kegiatan ini di desa dan kelurahan.
“Untuk disetiap desa dan kelurahan agar ada ruang pojok baca sehingga jika ada kegiatan PKK para ibu-ibu bisa membaca atau mau pinjam untuk menambah pengetahuan dan wawasan, bisa juga melihat buku-buku panduan untuk resep atau buku yang lain sehingga lebih paham bagi mereka agar menjadi gemar membaca,” ucapnya.
Lanjutnya” dalam kesempatan ini, saya ucapkan selamat kepada bunda-bunda literasi desa dan kelurahan yang baru dilantik, semoga tugas ini dapat digaungkan dan dilaksanakan semaksimal mungkin dan sekaligus menyerahkan masker untuk dibagikan ke masyarakat ” demikian ungkapnya.
Sementara Herlina selaku Sektetaris TP. PKK Kabupaten Muara Enim yang didampingi Pokja I, II dan III mengatakan pojok baca yang ada agar dimanfaatkan, bukan hanya sebagai pelengkap saja, akan tetapi dilakukan dan dijadikan sebagai motivasi untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
“Bunda Literasi Kecamatan Lawang Kidul agar tetap memberikan support dan melakukan pembinaan-pembinaan kegiatan yang ada di desa dan kelurahan agar berjalan, lebih-lebih tertib adminstrasi 10 pokok program PKK,” ucapnya.
Herlina juga mengungkapkan” Kabupaten Muara Enim sudah sampai ketingkat nasional untuk mendapat predikat juara nasional perpustakaan desa yang diwakili Desa Pandan Enim Kecamatan Tanjung Agung,” ungkapnya.
“Apalagi di kabupaten sering dilakukan lomba-lomba sedikitnya 5 kali dalam satu tahun, dan ini akan berjenjang sampai ke tingkat nasional, dalam kesempatan ini saya sampaikan untuk adminstrasi PKK agar lebih ditertibkan, bukan saja hanya sebatas ikut lomba, tapi menjadi budaya,” urainya.
“Kemudian masalah sekretariat PKK agar diusahakan untuk memiliki, karena ini mempengaruhi dalam penilaian dan sebagai pendukung, walaupun tidak tersendiri dan akan lebih baik setiap lembaga didesa ada kantor masing-masing,” ujarnya.
“Terhadap kegiatan di desa dan kelurahan, kepala desa dan lurah agar mendukung apalagi di desa dan kelurahan sudah ada dana untuk kegiatan PKK,” pungkasnya.
Laporan : Eko M.

