INFOMUARAENIM.COM – Dalam mendekatkan, mempermudah, dan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muara Enim ikut hadir dalam pelayanan keliling (jemput bola) ditengah-tengah masyarakat, yang kali ini melakukan jemput bola dalam mengikuti program Bupati Ngantor Desa (Bunga Desa) di Desa Paya Bakal Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Senin (02/11/2026) hingga selesai.
Plt .Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil) Muara Enim IlhamS.IP, didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Muara Enim Sata ,SH MH, mengungkapkan bahwa mengikuti Bupati Ngantor Desa (Bunga Desa) Disdukcapil melakukan pelayanan keliling (jemput bola) bagi masyarakat yang akan melakukan rekaman KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK) Akta Catatan Sipil, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melalui kegiatan keliling dari Disdukcapil Muara Enim segera melakukan proses cetak dan langsung jadi tanpa adanya pungutan biaya apapun alias gratis.
Lanjut Ilham, bahwa Disdukcapil Muara Enim nantinya akan terus melakukan jemput bola ke desa-desa dalam memperluas akses layanan dan membantu bagi masyarakat yang tinggal di Desa terpencil, pelosok , atau jauh dari pusat pemerintahan untuk mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke Kantor,” ungkap Plt Kadin Disdukcapil Muara Enim Ilham, S.IP,saat diwawancarai media ini mendampingi Bupati Ngantor Desa (Bunga Desa) di Desa Payabakal Gelumbang Muara Enim ,Senin (02/11/2026).
Ia menambahkan, bahwa Disdukcapil Muara Enim melalui kegiatan jemput bola dalam masyarakat mendapatkan layanan administrasi kependudukan tersebut, tentunya tidak hanya sebatas kegiatan mengiringi program Bunga Desa saja, namun, sesuai instruksi Plt Bupati Muara Enim tersebut, Disdukcapil Kabupaten Muara Enim akan terus melakukan pelayan keliling pada setiap bulanya diwilayah -wilayah Desa dan Kecamatan di Kabupaten Muara Enim dengan tujuan untuk membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya warga yang dikeluarkan melalui biaya transportasi dan waktu perjalanan,” pungkas Ilham, S.IP.(jj.ed).







