INFOMUARAENIM.COM – Muara Enim | Sesuai dengan aduan Masyarakat kepada Bupati Muara Enim tentang langkanya gas tabung 3 kg di Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim dalam beberapa terakhir ini membuat disposisi kepada Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Serta ESDM Kabupaten Muara Enim (Pak Drs. Bhakti, M.Si) untuk menindaklanjutinya.
Kegiatan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) atas kelangkaan gas LPG Tabung 3 Kg di Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim oleh Disperindag ESDM Kabupaten Muara Enim Hari Selasa Tanggal 21 Januari 2024.
Sidak diketuai oleh Sekretaris Dinas Perindag ESDM, Bapak Eddy Irson dan diikuti oleh Kepala Bidang ESDM Yosephat Tribuono dan Jumhadi, Staf dari Bidang Tata Kelola Perdagangan Listriani.sidak dilakukan ke Lokasi Agen Gas PT. Kharisma Usaha Minyak Mandiri (KUMM) yang berada di Desa Muara Lawai Jl. HTI, Kampung IV, dari PT. KUMM dihadiri oleh Sdra Julianton.
Hasil sidak hari ini, bahwa untuk Pangkalan Gas LPG Tabung 3 Kg PT. KUMM sesuai kontrak bulan Januari 2025 masing-masing pangkalan di Desa Muara Lawai sebagai berikut :
1. Tia/Rasid : 300 Tabung/bulan
2. Feri : 130 Tabung/bulan
3. Cahyadi : 560 Tabung/bulan
4. Khairil Anwar : 1120 Tabung/bulan
Total Tabung untuk Desa Muara Lawai Bulan Januari dari PT. KUMM adalah 2.110 Tabung.
Informasi dari Agen PT. KUMM bahwa dari bulan November, Desember 2024 dan Januari 2025 tidak ada pengurangan penyaluran kuota gas LPG Tabung 3 Kg ke pangkalan tersebut diatas di Desa Muara Lawai.
Selama melakukan sidak di Lokasi Agen KUMM tadi, dari masyarakat banyak yang membeli langsung ke Lokasi Agen Gas PT. KUMM dengan harga Rp. 18.500, karena ada stok Agen yang di jual ecer tetapi terbatas.
Sidak juga dilaksanakan ke Pangkalan PT. KUMM di Lokasi Bemban Kelurahan Muara Enim, ke Pangkalan Musakir. Didapatkan bahwa pangkalan tersebut lagi dilakukan skorsing oleh agen selama 1 bulan (bulan Januari 2025) dikarena pengisian MAP yang tidak lengkap.
Sidak juga ke Pangkalan Gas Yasdin (agen PT. Gas Enim Permai) di Seberang pangkalan Musakir, dan gas LPG Tabung 3 Kg tersedia di pangkalan tersebut, namun harga penjualan diatas HET LPG 3 Kg SK Gubernur Sumatera Selatan Nomor 19 /KPTS/IV/2025.
Dari hasil sidak hari ini disimpulkan :
1.Penyaluran gas LPG 3 Kg dari agen ke pangkalan masih sesuai dengan kontrak dan kuota.
2. Ditemukan di pangkalan penjualan HET tinggi (Rp. 20.000/tabung).
3.Warung tidak bisa mengambil gas LPG Tabung 3 Kg seperti biasanya dikarenakan sudah menggunakan aplikasi MAP (Merchant App Pertamina) di Pangkalan, sehingga pangkalan merupakan distribusi akhir dari LPG Tabung 3 Kg.
4.Akan dibuatkan Surat Bupati Muara Enim untuk ke Agen supaya mengawasi pangkalannya.
Dikatakan Sekretaris Dinas Perindag ESDM, Eddy Irson melalui Kepala Bidang ESDM Yosephat Tribuono masyarakat bisa membeli gas di pangkalan dengan harga sesuai yang ditentukanm saat ini harga yang ditentukan yaknk Rp 18.500. Untuk penjualan diluar pangkalan itu kan sebenarnya tidak diperbolehkan.
Pihaknya juga setiap tahun meminta usulan pada pihak Pertamina dalam bentuk permintaan kuota gas subsidi pemerintah ini. Untuk tahun kemarin 2024 dengan tahun 2025 ini lebih meningkat.
” Untuk 2024 kemarin kuota diberikan Pertamina sebanyak 15.197 metrik ton ditambah ujung tahun ditambah sekitar 3 persen daei jumlah kuota yang diberikan. Jadi totalnya 102,3 persen.
Nah, lanjut yosep, untuk 2025 ini usulan gas subsidi 3 kg ini diusulkan sebanyak 17.100 metrik ton. Tetapi jumlah itu beru bentuk usulan. Nanti berapa jumlah kuota yang disetujui Pertamina.
“Sampai saat belum ada konfirmasi terkait ketetapan total jumlah yg diberikan pusat. Tetapi kita sudah usulkan. Biasanya akhir januari atau awal februari nanti,” tutup Yosep.
(Agus)







