INFOMUARAENIN.COM – Peristiwa penemuan mayat yang diduga korban melakukan gantung diri dengan TKP dikawasan jalan lintas Prabumulih -Muara Enim depan kantor Imigrasi /GOR Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim,pada Selasa (22/09/2026), Tim INAFIS Polres Muara Enim gerak cepat (gercep) langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Muara Enim AKBP Hendry Syaputra, SIK, melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang, SH, mengungkapkan, bahwa hasil oalh TKP ditemukan identitas korban bernama Sagino (43) status pekerjaan seorang pedagang dengan alamat jalan Bangdes Pelita Sari RT/RW :01/04, Kelurahan Pasar I Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.
Lanjutnya, bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergabung di pohon dengan kain sarung warna biru dan tali warna biru.
Berawal dari keterangan saksi-saksi bahwa didepan kantor Imigrasi atau GOR Muara Enim warga sedang lewat dan melihat seperti ada orang yang tergantung diatas pohon menggunakan sebuah sarung warna biru dengan posisi masih menggunakan helm warna putih dan tali warna biru sekitar pukul 08:00 WIB.
“Anggota SPKT, Kaur Identifikasi dan piket fungsi Polres Muara Enim telah mendatangi serat melakukan olah TKP dan mengamankan TKP ,” ujar AKP RTM Situmorang (22/09).
Dikatakannya, bahwa korban telah dievakuasi dengan menggunakan mobil jenazah ke RSUD HM Rabain Muara Enim, dan korban telah berada di kamar mayat RSUD HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan VER luar.
“Dari hasil olah TKP, dugaan sementara korban melakukan bunuh diri, dan pihak Polres Muara Enim telah menghubungi pihak keluarga korban.
“Menurut keterangan anak korban, bahwa korban sempat meminta modal untuk berjualan guna untuk membayar cicilan koperasi,” terang Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas Polres Muara Enim tersebut.
AKP RTM Situmorang menambahkan, bahwa keterangan lagi dari anak korban tersebut, bahwa korban sebelum ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian tersebut, korban pergi dari rumah pada hari Senin (21/00/2026) sekitar pukul 16:30 WIB, dengan membawa sarung yang diduga digunakan korban untuk gantung diri.
“Hasil pemeriksaan medis juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban, dan pihak keluarga juga tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap korban dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas ,” pungkasnya.(jj.red).







