• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
Kamis, 15 Oktober 2026
Info Muara Enim
No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
No Result
View All Result
Info Muara Enim
No Result
View All Result
Beranda Berita

Desa Muara Gula Baru Luncurkan Batik Cap Motif Lentahi: Mengangkat Sejarah dan Kearifan Lokal

Kamis, 13 Februari 2025
di Berita
Reading Time:2min read
0
Desa Muara Gula Baru Luncurkan Batik Cap Motif Lentahi: Mengangkat Sejarah dan Kearifan Lokal
0
BAGIKAN
251
VIEWS

INFOMUARAENIM.COM Muara Gula Baru, Muara Enim, Sumatera Selatan – Berawal dari keinginan Kepala Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Suluhuddin, S.IP., M.M., NL.P, untuk mengangkat sejarah asal-usul berdirinya Desa Muara Gula dan mengenalkan ciri khas daerahnya, lahirlah produksi Batik Cap Motif Lentahi.

Lentahi, atau dikenal juga sebagai Marasi, merupakan tumbuhan hutan dengan nama ilmiah Curculigo latifolia. Buah dari tanaman ini memiliki kandungan Curculin, yang dapat mengubah rasa makanan atau minuman menjadi manis setelah dikonsumsi. Lentahi tidak hanya menjadi tanaman yang dikenal luas di masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam sejarah lahirnya nama Muara Gula.

BACA JUGA

Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan & Mahasiswa Korban Insiden

Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak 1.218 Aksi Premanisme dan Perkuat Kamtibmas

Sejarah Muara Gula dan Filosofi Motif Lentahi

Menurut cerita rakyat setempat, pada zaman dahulu seorang saudagar kaya yang berdagang dari Palembang ke Muara Enim singgah di suatu daerah untuk beristirahat. Saat itu, ia melihat seekor burung memakan buah dari pohon tertentu. Penasaran, saudagar tersebut meminta pengawalnya untuk mengambil dan mencicipi buah itu. Setelah memakannya, ia merasa haus dan meminta air dari sungai terdekat.

Yang mengejutkan, air sungai yang diminumnya terasa manis. Dengan penuh keheranan, saudagar tersebut berkata kepada pengawalnya bahwa tempat ini adalah “Muara Gule” (Muara Gula). Hingga kini, anak sungai yang menjadi saksi bisu kisah ini masih ada dan disebut Sungai Gula, yang bermuara ke Sungai Lematang. Seiring perkembangan zaman, wilayah ini berkembang menjadi Desa Muara Gula, yang kemudian dimekarkan menjadi Desa Muara Gula Baru pada tahun 1970.

Tanaman Lentahi hingga kini masih tumbuh subur di Desa Muara Gula Baru dan sering dimanfaatkan sebagai obat herbal. Beberapa manfaatnya antara lain sebagai penambah tenaga, peningkat nafsu makan, obat sakit kepala, serta untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal.

Batik Motif Lentahi: Simbol Identitas dan Kearifan Lokal:

Motif Lentahi yang diangkat dalam batik cap khas Desa Muara Gula Baru memiliki filosofi mendalam. Bentuk dan pola dalam motif ini melambangkan:

1. Keunikan dan Keaslian Sejarah – Mengingatkan masyarakat akan asal-usul nama Muara Gula yang berakar dari keberadaan tanaman Lentahi.

2. Keseimbangan Alam dan Manusia – Lentahi adalah tumbuhan hutan yang menunjukkan hubungan erat antara manusia dan alam sekitar.

3. Warisan Budaya yang Berkelanjutan – Melalui batik ini, generasi muda diharapkan dapat terus mengenal dan melestarikan sejarah serta kearifan lokal.

Dengan diluncurkannya Batik Cap Motif Lentahi, Desa Muara Gula Baru tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Kepala Desa Muara Gula Baru berharap bahwa batik ini dapat dikenal lebih luas, menjadi identitas desa, serta membuka peluang bagi pengrajin lokal untuk bersaing di pasar yang lebih besar.

Sebagai langkah lanjutan, desa berencana untuk mempromosikan Batik Lentahi melalui berbagai pameran dan platform digital agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Pelestarian Budaya untuk Masa Depan

Dengan hadirnya Batik Cap Motif Lentahi, Desa Muara Gula Baru membuktikan bahwa sejarah dan kearifan lokal dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan produk kreatif yang bernilai tinggi. Warisan budaya ini tidak hanya menjadi kebanggaan desa, tetapi juga menjadi simbol identitas dan keberlanjutan nilai-nilai tradisi di era modern.(Tabur*)

 

Tags: Muara Enim

Related Posts

Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan & Mahasiswa Korban Insiden
Berita

Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan & Mahasiswa Korban Insiden

Kamis, 15 Oktober 2026
Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak 1.218 Aksi Premanisme dan Perkuat Kamtibmas
Berita

Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak 1.218 Aksi Premanisme dan Perkuat Kamtibmas

Rabu, 14 Oktober 2026
Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026
Berita

Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026
Imbas Karhutla, Kabut Asap Pekat Masih Muncul & Kepung Kawasan Gelumbang Raya 
Berita

Imbas Karhutla, Kabut Asap Pekat Masih Muncul & Kepung Kawasan Gelumbang Raya 

Selasa, 13 Oktober 2026
Dirresnarkoba Polda Sumsel Pimpin Penggerebekan di Sekonjing, Sejumlah Gubuk Dibongkar
Berita

Dirresnarkoba Polda Sumsel Pimpin Penggerebekan di Sekonjing, Sejumlah Gubuk Dibongkar

Selasa, 13 Oktober 2026
Dalam Sepekan ke Depan,   Kondisi Umum Wilayah Sumsel Nihil Hujan
Berita

Dalam Sepekan ke Depan,  Kondisi Umum Wilayah Sumsel Nihil Hujan

Senin, 12 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontribusi P.T MPC Lebih Besar di Desa Gunung Raja Ketimbang Kasus Kecelakaan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gawat, Bapak Kandung Diduga Bakar Anak Kandung Pakai Bensin di Desa Prabumenang Lubai Ulu Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waduh, Diduga Kakek Cabuli Cucunya di Desa Penandingan Sungai Rotan Muara Enim Pelaku Diduga Tewas di Rawa Guguk Simpor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Muara Enim Siap Aksi Turun Terkait TPP Dipangkas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Info Muara Enim

Portal Infromatif Muara Enim

Follow us

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman

© 2021 Info Muara Enim

No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis

© 2021 Info Muara Enim