INFOMUARAENIM.COM – , Jumat (10/01/2025) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ujanmas sejak Kamis malam mengakibatkan debit Sungai Lematang naik dan meluap hingga membanjiri beberapa desa, termasuk Desa Guci dan Desa Ulak Bandung. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan memicu kekhawatiran terkait potensi kerugian yang lebih besar.
Kepala Desa Ulak Bandung, Nopiansyah, S.Pd, menjelaskan bahwa sekitar 80% wilayah desanya terendam air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 24 cm hingga 80 cm. “Di Dusun 01 RT 02, ketinggian air mencapai 80 cm, sementara di Dusun 06 RT 02 sekitar 30 cm,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Fraksi PKB, Septi Agsiadi, S.E., turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang kembali melanda wilayah tersebut. “Banjir ini hampir terjadi setiap tahun karena wilayah kita berada di dataran rendah. Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada, mengamankan barang-barang dan ternak ke tempat yang lebih tinggi, serta tidak membuang sampah sembarangan agar tidak memperparah situasi,” ujar Septi.
Ia juga meminta agar pemerintah dan para stakeholder segera turun tangan membantu masyarakat yang terdampak. “Masyarakat pasti membutuhkan uluran tangan, baik itu berupa bantuan logistik maupun penanganan jangka panjang,” tambahnya.
Septi berharap debit air Sungai Lematang tidak semakin meningkat dan banjir dapat segera surut. “Semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga di kawasan terdampak masih berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dan ternak. Diharapkan pemerintah setempat segera memberikan bantuan dan solusi untuk mengatasi musibah yang terus berulang ini.
(Tabur)







