• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
Jumat, 14 Agustus 2026
Info Muara Enim
No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
No Result
View All Result
Info Muara Enim
No Result
View All Result
Beranda Berita

Breaking News, KPK Tahan 3 Orang sebagai Tersangka Korupsi 

Rabu, 22 Juli 2026
di Berita
Reading Time:2min read
0
Breaking News, KPK Tahan 3 Orang sebagai Tersangka Korupsi 
0
BAGIKAN
67
VIEWS

INFOMUARAENIM.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dan menahan LAZ (Bupati Lombok Barat periode 2025-2030) bersama 2 orang lainnya sebagai tersangka korupsi berupa suap, konflik kepentingan, dan penerimaan gratifikasi dalam peristiwa tangkap tangan di Pemkab. Lombok Barat.

 

BACA JUGA

Karnaval Budaya HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Di Desa Ulak Bandung

Tiba di Bumi Sriwijaya, Kajati Sumsel Silaturahmi ke Kantor DPRD-Griya Agung & Kantor Pengadilan Tinggi 

Peristiwa ini menunjukkan bahwa para tersangka belum menjadikan amanah rakyat dan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Kepercayaan yang diberikan masyarakat justru disalahgunakan untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri maupun kelompok.

 

KPK mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, pengawasan, dan pengendalian penyelenggaraan pemerintah secara berintegritas untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan publik kepada masyarakat secara adil dan sejahtera.

Demikian diterangkan Ketua KPK melalui Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, didampingi Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo, dalam konferensi persnya (21/07/2026).

Dikatakannya, bahwa dalam dugaan kasus korupsi yang menjerat Bupati Lombok Barat Periode 2025-2030, juga terdapat dua orang lainnya yang ditetapkan tersangka dan menahan para tersangka tersebut, terkait konflik kepentingan suap dan penerimaan gratifikasi dalam peristiwa tangkap tangan di pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “Tiga tersangka tersebut,adalah LAZ (Bupati Lombok Barat) periode 2025-2030,SUD (Direktur Utama PT AMGM Lombok Barat/PDAM, dan ALG (Direktur Utama PT MSI/Swasta),” ungkapnya.

Dikatakannya, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan intensif, KPK menemukan adanya dugaan korupsi di 3 klaster perkara, yaitu : Konflik kepentingan, *LAZ memerintahkan ‘LRI’ untuk membangun SUD agar mendapatkan paket pekerjaan proyek di Dinas PUPRPKP Lombok Barat TA 2025-2026. *Agar pengondisian pemenang lelang proyek tersamarkan, SUD menggunakan CV DKK sebagai penampung proyek dan ‘meminjam bendera’ kepada vendor lain. *SUD kemudian mengirimkan daftar paket pengerjaan proyek beserta nama vendor ,yang akan mengerjakan kepada LRI.

* Agar proyek dimenangkan oleh pihak yang sudah ditentukan,panitia pengadaan menambahkan syarat tertentu, sehingga vendor lain sulit memenangkan lelang. * Vendor yang telah ditentukan akhirnya memenangkan proyek di Dinas PUPRPKP senilai Rp 17,9 Miliar. SUD diduga memberi fee 3% kepada vendor yang dipinjam. benderanya, sementara CV DKK memperoleh keuntungan sekitar 10,6 Miliar. * Setelah memenangkan proyek,CV DKK diduga menyerahkan pelaksanaannya kepada CV lain melalui sistem subkontrak.* Selain itu,SUD juga diduga menerima sejumlah uang terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lombok Barat senilai Rp31,1 miliar. * Dari uang total Rp41,7 Miliar yang ditrima SUD, diantaranya dialirkan kepada LAZ sebesar Rp10,8 Miliar.

 

Sementara dalam dugaan penerimaan suap * Sepanjang 2024-2026, LAZ diduga memerintahkan SUD untuk memberikan sejumlah proyek terkait tata kelola air bersih kepada ALG senlai Rp27,1 miliar.* Atas pengondisian tersebut, LAZ diduga rutin menerima sejumlah suap mencapai Rp1,6 Miliar, diantaranya : (1). 1 unit mobil Toyota Alphard senilai Rp1,2 miliar. (2).1 pasang sepatu Hermes senilai Rp19 juta.(3). Akomodasi perjalanan Lombok-Jakarta.(4).1 Unit HP iPhone 17 Pro senilai Rp26 juta.(5).1 ekor sapi kurban senilai Rp17 juta (6).Uang tunai senilai Rp380 juta.

Adapun penerimaan Gratifikasi : * Pada tahun. 2025, LAZ meminta pengumpulan ,sejumlah uang menjelang lebaran senilai ,Ro500 juta-Rp750 juta.* SUD menindaklanjuti dengan meminta LRI untuk mengumpulkan uang dari proyek ,di Dinas Pekerjaan Umum.* Pada Maret 2026,SUD menerima uang Rp250 juta,dan pada April 2026 juga menerima uang senilai Rp100 juta.

Plt Dirut Penyidik KPK Achmad Taufik Husein menambahkan, bahwa dalam peristiwa yang berawal dari pengaduan masyarakat ini,KPK mengamankan barang bukti mencapai Rp9,06 miliar ,berupa : °Uang tunai senilai Rp1,2 miliar. °Uang tunai senilai Rp20 juta.°Uang dalam rekening perusahaan CV DKK senilai Rp489 juta.° Sertifikat dan Akta jual beli tanah senilai Rp2,75 miliar.° Kwitansi pembelian tanah senilai Rp3,325 miliar.°1 unit mobil merek Toyota Alphard senilai Rp1,225 miliar,” tambahnya (22/07).(jj.red/sumber kpk.go.id).

Tags: Muara Enim

Related Posts

Karnaval Budaya HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Di Desa Ulak Bandung
Berita

Karnaval Budaya HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Di Desa Ulak Bandung

Jumat, 14 Agustus 2026
Tiba di Bumi Sriwijaya, Kajati Sumsel Silaturahmi ke Kantor DPRD-Griya Agung & Kantor Pengadilan Tinggi 
Berita

Tiba di Bumi Sriwijaya, Kajati Sumsel Silaturahmi ke Kantor DPRD-Griya Agung & Kantor Pengadilan Tinggi 

Kamis, 13 Agustus 2026
Polisi Ungkap Pembunuhan Plt Kepala KUA Pulau Beringin, Dua Pelaku Dibekuk Kurang dari 9 Jam
Berita

Polisi Ungkap Pembunuhan Plt Kepala KUA Pulau Beringin, Dua Pelaku Dibekuk Kurang dari 9 Jam

Kamis, 13 Agustus 2026
Polres Muara Enim Edukasi “Paham AI” di SMKN 2 Muara Enim, Bekali Pelajar Hadapi Era Digital
Berita

Polres Muara Enim Edukasi “Paham AI” di SMKN 2 Muara Enim, Bekali Pelajar Hadapi Era Digital

Kamis, 13 Agustus 2026
Usai Lomba Gerak Jalan Indah, Lembak Gelar Lomba Tarik Tambang Meriahkan HUT-RI Ke-81 
Berita

Usai Lomba Gerak Jalan Indah, Lembak Gelar Lomba Tarik Tambang Meriahkan HUT-RI Ke-81 

Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Sumsel Intensifkan Konsolidasi Politik, Ketua DPD Muara Enim Temui Jokowi di Solo
Berita

PSI Sumsel Intensifkan Konsolidasi Politik, Ketua DPD Muara Enim Temui Jokowi di Solo

Rabu, 12 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontribusi P.T MPC Lebih Besar di Desa Gunung Raja Ketimbang Kasus Kecelakaan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gawat, Bapak Kandung Diduga Bakar Anak Kandung Pakai Bensin di Desa Prabumenang Lubai Ulu Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waduh, Diduga Kakek Cabuli Cucunya di Desa Penandingan Sungai Rotan Muara Enim Pelaku Diduga Tewas di Rawa Guguk Simpor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Muara Enim Siap Aksi Turun Terkait TPP Dipangkas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Info Muara Enim

Portal Infromatif Muara Enim

Follow us

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman

© 2021 Info Muara Enim

No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis

© 2021 Info Muara Enim