MUARA ENIM, INFOMUARAENIM.COM- Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil VI kembali melaksanakan Reses tahap II tahun 2022, reses kali dilaksanakan di Kecamatan Semende Raya terdiri dari Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), Semende Darat Laut (SDL) dan Semende Darat Ulu (SDU) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, acara di pusatkan di Gedung Serbaguna Desa (GSG) Tunggu Tubang Desa Penyandingan Kecamatan SDL Kabupaten Muara Enim Sum-sel. Kamis, (14/7/2022).
Anggota DPRD Sumsel yang hadir berjumlah delapan orang (8) namun yang dapat hadir 6 orang diantaranya, Syamsul Bahri dari Fraksi Partai Nasdem selaku Koordinator reses II, Rizal Kennedy Fraksi PPP, Ersangkut Fraksi Golkar, Lia Anggaraini Fraksi Demokrat, Dra Hj Nurhilyah Fraksi PKB, dan Firdaus Fraksi PKS.
Pada acara tersebut, dihadiri Camat SDL Edi Supriyanto, Camat SDU Kholiq Tri Aqurian , Camat SDT diwakili Sekcam Riswan, Kapolsek diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Saliman, Danramil diwakili Babinsa Fery, Kepala KUA, TP. PKK, Kepala Desa dan BPD Se-semende Raya.
Acara yang dibuka Camat SDL Edi Supriyanto berjalan lancar, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil VI dan peserta undangan reses II tahun 2022.
Lebih lanjut dikatakan Edi Supriyanto” dalam reses ini masyarakat mengharapkan pembangunan di Semende Raya dapat direalisasikan terutama infrastruktur sebagai akses untuk meningkatkan perekonomian di Semende Raya,” kata Edi
Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi sebagai moderator Camat SDL, yang pastinya pada diskusi tersebut masing masing perwakilan Desa di 3 Kecamatan menyampaikan Aspirasi, diantara nya, Insfrastruktur seperti Jalan, Drainase, Jembatan setelah itu dibidang Pertanian. Aspirasi dari masyarakat mendapat respon baik dari Anggota DPRD yang hadir.
Dra Hj Nurhilyah salah satu anggota DPRD Provinsi Sumsel Fraksi Partai PKB dari komisi II yang hadir, saat dibincangi awak media seusai acara mengatakan menyambut baik aspirasi aspirasi yang sudah disampaikan masyarakat, dirinya selaku salah satu Putri asli dari Semende Raya dengan tegas menyatakan akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut.
Pada kesempatan tersebut Politisi dari Partai PKB ini menjelaskan tentang pertanyaan masyarakat dibidang pertanian terkait tentang persoalan bantuan untuk kelompok tani yang ada di Semende Raya.
Memang ini menjadi fokus kami, banyak nya Proposal yang datang tanpa adanya legalitas kelompok tani telah menjadi penghalang dalam menyalurkan bantuan tersebut,” ucapnya.
Lanjut lagi, Niat kami sebagai yang membawahi bidang ini sangat ingin membantu tetapi dengan adanya peraturan dari Kemendagri persoalan dana hibah membuat kami sebagai komisi 2 menjadi lebih selektif dalam memberikan bantuan,” ujarnya.
” Saya mewakili Ketua komisi II, Dra Hj Nurhilyah dan seluruh anggota mempersilakan kepada semua elemen masyarakat untuk membentuk kelompok tani dan mengajukan bantuan baik itu bibit perikanan, pertanian dan peternakan namun dengan syarat kelompok tani tersebut sudah berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham,” jelas Dra Hj Nurhilyah.
Selanjutnya, Dra Hj. Nurhilyah mengungkapkan rasa kesedihan nya terhadap kondisi yang ada saat ini terutama infrastruktur jalan dan drainase, karena dirinya secara pribadi menyoroti keadaan ini sejak 3 tahun yang lalu.
Harapan saya, dengan hadirnya kami di Semende Raya ini selaku wakil rakyat Provinsi Sumatera Selatan, dapat mempercepat perbaikan pembangunan infrastruktur baik itu jalan, drainase maupun persoalan lainya,” ungkap nya sembari mengakhiri perbincangan.
Laporan:(Eko.M)







