INFOMUARAENIM – Hasil proyek pembangunan Bronjong Sungai Enim di Kelurahan Tungkal Muara Enim yang masuk dalam perawatan itu kini sebagian kondisinya amblas dan roboh. Proyek APBD Kabupaten Muara Enim dengan Nomor Kontrak : 62.5/088/PPK-2/APBD/DPUPR/ME/2021, dengan pekerjaan pembangunan Bronjong Sungai Enim dengan nilai kontrak Rp:776,098,000, serta Pelaksana CV Titian bersaudara tersebut, selain sebagian ambles akibat diterjang banjir juga tentunya dikecewakan masyarakat sekitar karena keberadaan Bronjong tersebut justru berdampak buruk ke sebagian tanah warga.
Lastri (30) warga pinggiran Sungai Enim Kelurahan Tungkal Muara Enim pada media ini, mengungkapkan bahwa merasa takut dan kecewa karena tanah pembatas dengan Bronjong sekarang justru terkikis dan ada juga yang amblas .
Lanjutnya, bahwa air aliran sungai telah merendam Bronjong dan pagi nya air surut terlihat amblas tanah arah siring menuju rumah saya yang tentunya kami khawatir.
“Tidak ada manfaatnya Bronjong ini justru malah terendam air dan berdampak buruk dengan tanah yang tidak tersentuh Bronjong serta batu-batu Bronjong kini banyak yang hanyut akibat ikatannya juga tidak kuat,”ungkapnya.
Lain halnya salah satu warga seorang warga, mengutarakan kekecewaannya serta merasa prihatin atas hasil proyek Bronjong ini.
“Ini menghamburkan anggaran saja, karena tidak ada pengaruh apapun proyek Bronjong ini serta fungsinya tidak begitu maksimal.
“Bupati harus turun melihat Bronjong ini dan bila perlu pihak pelaksana proyek serta pihak yang terlibat di proyek ini harus bertanggung jawab,”bebernya.
Pantauan media ini dilokasi hasil proyek bronjong tersebut, air terlihat sudah surut setelah beberapa hari merendam serta menenggelamkan Bronjong tersebut, dan wargapun sempat mengabadikan melalui Vidio yang berdurasi beberapa menit itu.
Sementara Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR Muara Enim Ibu Sri, ketika dikonfirmasi hanya menjawab “sudah diperbaiki” tidak menjelaskan penyebab dan bagaimana sistem kontrol yang dilakukan PPK dan Pengawas sehingga kualitas Bronjong sangat tidak diragukan dan terjadilah kerusakan yang mengancam keselamatan warga, Selasa (09/11/2021) kemarin.
Laporan : Hendra







