INFOMUARAENIM.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang menggelar kegiatan sosialisasi penyampaian hasil nilai kajian Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP), Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut merujuk pada surat bernomor KA.302/IV/10/DV.3-2026 tertanggal 20 April 2026.
Acara berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan hasil kajian nilai kompensasi kepada masyarakat yang terdampak Fly Over.
Dihadiri oleh camat Ujanmas, kades Ujan Mas Baru, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan PT. KAI, Ketua BPD, SekDes dan masyarakat yang terdampak Fly Over.
Dalam sambutannya, Camat Ujan Mas, Hasman Hadi, S.IP, menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait nilai kompensasi yang telah dikaji oleh pihak KJPP. Ia berharap proses ini dapat berjalan transparan dan memberikan kejelasan bagi warga.
Sementara itu, Kepala Desa Ujan Mas Baru, Samsir, juga menyampaikan harapannya agar hasil kajian tersebut segera dapat diterima masyarakat, mengingat kompensasi sangat dinantikan oleh warga yang terdampak.
Namun, dalam penyampaiannya, Aswan selaku perwakilan dari PT KAI mengungkapkan bahwa masih terdapat kendala teknis sehingga hasil kajian KJPP belum dapat diumumkan pada hari itu.
Hal ini memicu kekecewaan dari sejumlah warga yang hadir.
Salah satunya Jalil, yang mempertanyakan tujuan kegiatan tersebut.
“Jadi kami ini seperti dipermainkan, untuk apa kami datang ke sini kalau hasilnya belum ada?” ujarnya dengan nada kecewa.
Senada dengan itu, warga lainnya, Embron, berharap agar hasil kajian tersebut dapat segera disampaikan dalam waktu dekat.
“Kami harapkan besok atau minggu depan hasilnya sudah ada, dan kami bisa mendapatkan ganti untung,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini pun berakhir tanpa adanya penyampaian nilai kompensasi secara resmi, sehingga masyarakat masih menunggu kepastian dari pihak terkait.(Tabur)







