INFOMUARAENIM.COM – Sebanyak 106 regu peserta mengikuti lomba gerak jalan indah tingkat SD dan SMP/sederajat dalam rangka menyambut peringatan hari jadi kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang dilaksanakan di halaman kantor Pemkab Muara Enim,Selasa Siang (15/08/23).
Lomba gerak jalan indah dilepas dan dibuka secara langsung oleh Plt.Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Sekda Ir.Yulius serta didampingi oleh di antaranya Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki, Dandodikbelneg Rindam II/Sriwijaya Letkol Inf Erwin Ramli, Kasdim 0404/Muara Enim Mayor Chb Jauhari, Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, Kasi Intel Kejari Muara Enim Anjasra Karya dan Sekretaris PN Muara Enim Syaifullah
Dalam sambutannya, Sekda Yulius atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menyambut dengan baik kembalinya kegiatan Lomba Gerak Jalan Indah pada tahun terselenggaranya,dan saya ucapkan Terima kasih kepada DPD KNPI Muara Enim yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini,” tuturnya.
Lanjut Sekda Yulius, mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta lomba gerak jalan indah serta ucapan terima kasih telah berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-78 RI tahun ini.Semoga serangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini dapat membangkitkan rasa kebersamaan sebagai bangsa dan negara, serta memperkuat kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Bumi Serasan Sekundang,” tutup Sekda
Sementara itu di sela sela kegiatan saat ditemui, Ketua DPD KNPI Muara Enim Deny Eka Chandra, S.E. mengatakan, Lomba Gerak Jalan Indah ini merupakan momentum untuk membangkitkan semangat para pemuda, khususnya para pelajar sebagai mana tema HUT RI ke-78,”Terus Melaju Untuk Indonesia Maju,” dan tentunya harapan kami ke depan kegiatan ini harus dilaksanakan setiap tahunnya dalam memperingati Hari Kemerdekaan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu Sekda juga melakukan pembagian bendera merah putih sebagai rangkaian kegiatan yang
dilaksanakan dalam membangkitkan rasa kebangsaan, serta memperkuat kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Bumi Serasan Sekundang
(Tabur)







