• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
Jumat, 3 April 2026
Info Muara Enim
No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis
No Result
View All Result
Info Muara Enim
No Result
View All Result
Beranda Berita

Kebun Musnah, Janji Punah: Warga Muara Tenang Semende Muara Enim Akan Gugat Jalan Mangkrak

Selasa, 31 Maret 2026
di Berita
Reading Time:2min read
0
Kebun Musnah, Janji Punah: Warga Muara Tenang Semende Muara Enim Akan Gugat Jalan Mangkrak
0
BAGIKAN
30
VIEWS

INFOMUARAENIM.COM –  Harapan warga di ataran perkebunan Betungan, Desa Muara Tenang, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), kembali diuji.

Setelah rela mengorbankan lahan dan tanaman produktif demi pembangunan jalan penghubung Betungan–Batu Tiking, kini yang tersisa hanyalah kekecewaan mendalam.

BACA JUGA

Patroli Bersama TNI dan Masyarakat, Ciptakan Situasi Aman di Gunung Megang

Desa Penanggiran Gunung Megang Sukses Hasilkan Panen Raya Padi 2026 

Jalan yang digadang-gadang menjadi akses vital antar kecamatan itu justru mangkrak, bahkan mulai ditelan semak belukar.Pembangunan jalan tersebut sejatinya telah dirintis sejak 2021 melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Harapan warga sempat tumbuh ketika pada Tahun Anggaran 2024 dan 2025 proyek ini berlanjut dengan peningkatan konstruksi beton. Namun, harapan itu kembali pupus.

Pada Tahun Anggaran 2026, proyek tersebut tak lagi masuk dalam skala prioritas pembangunan.

Bagi masyarakat, ini bukan sekadar proyek yang tertunda. Ini adalah soal kepercayaan yang dipertaruhkan—antara janji dan kenyataan yang tak kunjung sejalan.

Rokmah, salah satu pemilik lahan, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia bersama puluhan warga lainnya mengaku telah merelakan kebun mereka digusur tanpa menuntut ganti rugi, semata karena percaya pada komitmen pemerintah untuk membangun jalan demi kepentingan umum.

“Kami ikhlas waktu itu karena yakin jalan ini akan dibangun. Katanya untuk membuka akses dan mendorong pengembangan wilayah. Tapi sekarang malah dibiarkan begitu saja,” ujarnya dengan nada getir.

Ia menegaskan, apabila tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, warga siap menempuh jalur hukum.Gugatan terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim menjadi langkah yang mulai dipertimbangkan sebagai bentuk tuntutan atas kepastian dan keadilan.

Ancaman itu berangkat dari kerugian nyata yang telah dialami. Berdasarkan data di lapangan, sedikitnya 70 bidang kebun terdampak penggusuran. Setiap bidang rata-rata kehilangan sekitar 500 batang kopi produktif—tanaman yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Fachrozi, pemilik lahan lainnya, menyebut kondisi ini sebagai ironi pembangunan.

“Setiap kebun bisa menghasilkan sekitar satu pikul atau 100 kilogram biji kopi per tahun perkebun yang kena gusur tersebut.

Kalau dikalikan puluhan kebun, kerugiannya sangat besar. Ini bukan sekadar angka, tapi sumber hidup kami,” tegasnya.

Lebih jauh, warga mengaku trauma dengan kejadian serupa di masa lalu.

Penggusuran lahan di ataran Matang Ubae pada 1996/1997 hingga kini tak pernah berujung pembangunan.

Begitu pula proyek jalan tembus Pulau Panggung–Muara Danau yang hanya menyisakan lahan terbuka tanpa realisasi.

Kekhawatiran pun menguat—Betungan jangan sampai menjadi catatan kegagalan berikutnya.

“Kami tidak ingin sejarah terulang. Jangan sampai lahan sudah hilang, tapi manfaatnya tak pernah kami rasakan,” kata Fachrozi.

Kepala Desa Muara Tenang, Ruliansyah, membenarkan bahwa pembangunan jalan Betungan–Batu Tiking belum masuk dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026. Padahal, menurutnya, proyek tersebut merupakan usulan prioritas dari pemerintah desa.

“Dari sejumlah usulan yang diajukan, yang disetujui justru pembangunan jalan usaha tani dan dam di beberapa titik. Sementara jalan ini belum terealisasi,” jelasnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait arah kebijakan pembangunan daerah. Di satu sisi, masyarakat diminta berkorban demi kepentingan umum.

Namun di sisi lain, kepastian atas janji pembangunan justru tak kunjung diwujudkan.Jalan Betungan–Batu Tiking sejatinya bukan sekadar proyek infrastruktur.

Ia adalah harapan untuk membuka keterisolasian wilayah, mempercepat arus ekonomi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jika terus dibiarkan mangkrak, yang lahir bukan hanya kerugian material, tetapi juga krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah.Kini, bola ada di tangan para pengambil kebijakan.Warga telah menunjukkan keikhlasan dan pengorbanan mereka.

Pertanyaannya, apakah pemerintah akan menjawab dengan tindakan nyata, atau kembali membiarkan harapan itu terkubur bersama waktu ?.( jj.red)

Tags: Muara Enim

Related Posts

Patroli Bersama TNI dan Masyarakat, Ciptakan Situasi Aman di Gunung Megang
Berita

Patroli Bersama TNI dan Masyarakat, Ciptakan Situasi Aman di Gunung Megang

Jumat, 3 April 2026
Desa Penanggiran Gunung Megang Sukses Hasilkan Panen Raya Padi 2026 
Berita

Desa Penanggiran Gunung Megang Sukses Hasilkan Panen Raya Padi 2026 

Kamis, 2 April 2026
PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025
Berita

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

Kamis, 2 April 2026
Akses Jalan Utama Depan Gerbang GOR Pancasila Muara Enim Berlubang Menganga 
Berita

Akses Jalan Utama Depan Gerbang GOR Pancasila Muara Enim Berlubang Menganga 

Rabu, 1 April 2026
Warga Semende Muara Enim Menjerit, Aktivitas Terganggu Akibat Jalan Rusak 
Berita

Kondisi Jalan Hancur di SP 2 Cempaka Wangi Merapi Timur Lahat Jadi Sorotan Publik 

Senin, 30 Maret 2026
Warga Semende Muara Enim Menjerit, Aktivitas Terganggu Akibat Jalan Rusak 
Berita

Warga Semende Muara Enim Menjerit, Aktivitas Terganggu Akibat Jalan Rusak 

Senin, 30 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    Heboh, Warga Talang Taling Gelumbang Temukan Mayat Dalam Kondisi Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontribusi P.T MPC Lebih Besar di Desa Gunung Raja Ketimbang Kasus Kecelakaan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gawat, Bapak Kandung Diduga Bakar Anak Kandung Pakai Bensin di Desa Prabumenang Lubai Ulu Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waduh, Diduga Kakek Cabuli Cucunya di Desa Penandingan Sungai Rotan Muara Enim Pelaku Diduga Tewas di Rawa Guguk Simpor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Muara Enim Siap Aksi Turun Terkait TPP Dipangkas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Info Muara Enim

Portal Infromatif Muara Enim

Follow us

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman

© 2021 Info Muara Enim

No Result
View All Result
  • Berita
  • Hiburan
  • Kesejahteraan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Agamis

© 2021 Info Muara Enim